Site icon GNV Consulting Services

Penerimaan Pajak RI Berpotensi Meleset Rp112 T dari Target APBN 2025, Kok Bisa?

Penerimaan Pajak RI Berpotensi Meleset Rp112 T dari Target APBN 2025, Kok Bisa?

Penerimaan Pajak RI Berpotensi Meleset Rp112 T dari Target APBN 2025, Kok Bisa?

Penerimaan Pajak RI Berpotensi Meleset Rp112 T dari Target APBN 2025, Kok Bisa?

Penerimaan pajak Indonesia pada 2025 berpotensi meleset dari target.

Hal itu diproyeksikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR pada Selasa (1/7) kemarin.

Bagaimana proyeksi lengkapnya?

  • Dalam outlook terbaru, Sri Mulyani menyebut penerimaan pajak 2025 hanya akan mencapai Rp2.076,9 triliun
  • Angka ini lebih rendah dari target APBN 2025 yang di angka Rp2.189,3 triliun
  • Artinya, ada potensi target penerimaan pajak meleset atau mengalami shortfall sampai dengan Rp112,4 triliun

Bisa dirinci tidak pos penerimaan pajak yang berpotensi tak mencapai target?

Ada beberapa pos penerimaan pajak yang berpotensi tak mencapai target;

a. PPh Migas

  • Dalam APBN 2025, penerimaan PPh Migas dipatok di angka Rp62,8 triliun
  • Tapi dalam outlook terbaru, penerimaan PPh Migas diperkirakan hanya akan mencapai Rp54,1 triliun atau hanya 86,1 persen dari target

b. PPh Nonmigas

  • Dalam APBN 2025, penerimaan PPh Nonmigas dipatok Rp1.146,6 triliun
  • Dalam outlook terbaru, penerimaan PPh Nonmigas diperkirakan hanya mencapai Rp987,5 triliun atau 86,2 persen dari target

Lalu apa yang membuat target penerimaan pajak 2025 ini berpotensi meleset Rp112,4 triliun dari target?

Sri Mulyani mengungkap ada beberapa faktor;

  1. Faktor dari dalam negeri
  2. Faktor dari luar

Faktor dari dalam apa saja?

  • Faktor dalam negeri yang membuat target penerimaan pajak berpotensi meleset sampai Rp112 triliun adalah batalnya rencana pemerintah menaikkan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen pada tahun ini
  • Pembatalan tersebut kata Sri Mulyani, membuat potensi penerimaan pajak Rp71 triliun yang diharapkan Kementerian Keuangan saat menyusun APBN 2025 lalu gagal didapat
  • Melemahnya beberapa kegiatan ekonomi di dalam negeri juga ikut menekan penerimaan pajak pada tahun ini

Kalau faktor dari luar apa saja?

  • Gejolak harga komoditas akibat gejolak perekonomian global dan geopolitik
  • Ini membuat penerimaan pajak dari sektor migas tertekan

Terus apa yang akan dilakukan Kemenkeu dan Ditjen Pajak agar penerimaan pajak 2025 bisa optimal dan ancaman meleset dari target bisa dihindari?

Dirjen pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto menyebut pihaknya akan menempuh beberapa strategi agar penerimaan pajak 2025 bisa sesuai target;

  • Melakukan mitigasi risiko atas penurunan penerimaan pajak imbas penurunan harga komoditas dengan mengusulkan beberapa kebijakan alternatif
  • Tapi Bimo belum mau mengungkap kebijakan alternatif tersebut.
  • Meningkatkan kemampuan dan efisiensi administrasi di internal Ditjen Pajak dalam pengumpulan pajak
  • Terus menyempurnakan Sistem Coretax
how can we help you?

Contact us at the Consulting WP office nearest to you or submit a business inquiry online.

see our gallery

Looking for a First-Class Tax and Business Consultant?

Exit mobile version